The Reds Kandidat Kuat Juara Liga Champions Porto 0-5 Liverpool : The Reds Kandidat Kuat Juara Liga Champions?

The Genuine Dark Horse, Itulah julukan gres yang pas untuk Liverpool setelah pasukan Jurgen Klopp berhasil meraih rekor kemenangan tim Inggris atas FC Porto dan sekaligus membuka kesempatan kasatmata untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade terakhir. Dengan 'Fab Three' di barisan depan dengan konsistensi yang menakutkan, ada perasaan sekaligus harapan bahwa The Reds kini benar-benar tampak siap untuk mengambil gelar juara.

Setelah menang lima gol tanpa balas melawan Porto, The Reds kini menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions - hampir seluruhnya berkat jasa trio Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino. Kepergian Philippe Coutinho rupanya tak bisa menghentikan momentum trio FirManSah, yang terus meneror pertahanan lawan di dalam maupun luar negeri.

Dipimpin oleh Salah, potensi serangan Liverpool hampir-hampir tak tertandingi di Eropa isu terkini ini. Ini ialah pondasi positif yang penting dalam pengejaran mereka untuk kembali ke kejayaan masa lalu. Tim Jurgen Klopp juga dinobatkan sebagai tim dengan strategi counter attack terbaik ketika ini. Ini ialah gaya permainan yang telah terbukti sangat efektif di Liga Champions dan semakin meningkat persentasenya dalam beberapa isu terkini terakhir.

Sebuah laporan oleh UEFA menemukan fakta bahwa '20,6 persen dari gol yang dicetak di Liga Champions isu terkini 2014/2015 tiba dari serangan balik, sebuah angka statistik yang menjadi rujukan baca yang menyenangkan bagi para penggemar The Reds.

Secara historis, Liverpool hampir selalu kesulitan ketika melawan tim-tim yang di atas kertas lebih lemah, dengan kecenderungan selalu bisa tampil lebih baik ketika melawan tim besar. Beberapa fans selalu kesal sebab Liverpool justru kesulitan membobol tim dengan lini pertahanan yang secara statistik sangat kendor. Namun statistik di kancah Eropa terbaru menunjukkan bahwa hari-hari kekesalan para fans itu mungkin sudah akan berakhir.

The Reds telah memainkan tujuh pertandingan di Liga Champions isu terkini ini (tidak menghitung babak kualifikasi) dan telah kebobolan hanya enam gol. Selain itu, mereka belum kebobolan dalam empat dari lima tubruk terakhir mereka di Eropa - satu-satunya kebobolan dari 5 tubruk tersebut ialah ketika melawan Sevilla, tim yang dalam beberapa tahun terakhir berubah menjadi menjadi semacam antidote bagi Liverpool.

Sebenarnya, kemenangan Liverpool yang menggairahkan atas Porto membawa kembali sejarah yang "menakutkan" yang menunjukkan bahwa The Reds bisa berada dalam sebuah harapan kasatmata untuk merebut gelar juara. Ini ialah kali ketiga Merseysiders menang di tanah Portugal - dan asal Anda tahu, pada dua kesempatan sebelumnya, Liverpool selalu berhasil mengakhiri kompetisi tersebut dengan gelar juara! Wow, Apakah ini membuktikan bahwa The Reds layak jadi kandidat juara Liga Champions isu terkini ini?

Namun, mereka akan menghadapi beberapa persaingan serius dalam perjuangan untuk menggandakan prestasi itu kali ini. Masih ada raksasa-raksasa Eropa yang bercokol menyerupai Real Madrid, Barcelona dan bahkan Manchester City - yang sudah lebih dulu berhasil menapakkan satu kakinya di perempatfinal dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Basel.

The Reds belum pernah tampil lagi di delapan besar Champions League semenjak isu terkini 2008-09, dan terasa cukup sulit untuk melihat mereka bisa pribadi menjuarai turnamen tersebut pada kesempatan pertama kembalinya mereka di kancah paling elit di seantero Eropa. Ini merupakan tonggak sejarah besar dalam kembalinya Liverpool ke kala kejayaan masa lalu, dan mereka terang ialah kuda hitam yang sah untuk mencuri gelar dari Madrid. Tapi semua hal harus dipertimbangkan, yang pastinya terlalu dini untuk memprediksi bahwa mereka akan melaju terlalu jauh.

sumber : Foxsports

Porto 0-5 Liverpool : The Reds Kandidat Berpengaruh Juara Liga Champions?

 The Reds Kandidat Kuat Juara Liga Champions Porto 0-5 Liverpool : The Reds Kandidat Kuat Juara Liga Champions?

The Genuine Dark Horse, Itulah julukan gres yang pas untuk Liverpool setelah pasukan Jurgen Klopp berhasil meraih rekor kemenangan tim Inggris atas FC Porto dan sekaligus membuka kesempatan kasatmata untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade terakhir. Dengan 'Fab Three' di barisan depan dengan konsistensi yang menakutkan, ada perasaan sekaligus harapan bahwa The Reds kini benar-benar tampak siap untuk mengambil gelar juara.

Setelah menang lima gol tanpa balas melawan Porto, The Reds kini menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions - hampir seluruhnya berkat jasa trio Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino. Kepergian Philippe Coutinho rupanya tak bisa menghentikan momentum trio FirManSah, yang terus meneror pertahanan lawan di dalam maupun luar negeri.

Dipimpin oleh Salah, potensi serangan Liverpool hampir-hampir tak tertandingi di Eropa isu terkini ini. Ini ialah pondasi positif yang penting dalam pengejaran mereka untuk kembali ke kejayaan masa lalu. Tim Jurgen Klopp juga dinobatkan sebagai tim dengan strategi counter attack terbaik ketika ini. Ini ialah gaya permainan yang telah terbukti sangat efektif di Liga Champions dan semakin meningkat persentasenya dalam beberapa isu terkini terakhir.

Sebuah laporan oleh UEFA menemukan fakta bahwa '20,6 persen dari gol yang dicetak di Liga Champions isu terkini 2014/2015 tiba dari serangan balik, sebuah angka statistik yang menjadi rujukan baca yang menyenangkan bagi para penggemar The Reds.

Secara historis, Liverpool hampir selalu kesulitan ketika melawan tim-tim yang di atas kertas lebih lemah, dengan kecenderungan selalu bisa tampil lebih baik ketika melawan tim besar. Beberapa fans selalu kesal sebab Liverpool justru kesulitan membobol tim dengan lini pertahanan yang secara statistik sangat kendor. Namun statistik di kancah Eropa terbaru menunjukkan bahwa hari-hari kekesalan para fans itu mungkin sudah akan berakhir.

The Reds telah memainkan tujuh pertandingan di Liga Champions isu terkini ini (tidak menghitung babak kualifikasi) dan telah kebobolan hanya enam gol. Selain itu, mereka belum kebobolan dalam empat dari lima tubruk terakhir mereka di Eropa - satu-satunya kebobolan dari 5 tubruk tersebut ialah ketika melawan Sevilla, tim yang dalam beberapa tahun terakhir berubah menjadi menjadi semacam antidote bagi Liverpool.

Sebenarnya, kemenangan Liverpool yang menggairahkan atas Porto membawa kembali sejarah yang "menakutkan" yang menunjukkan bahwa The Reds bisa berada dalam sebuah harapan kasatmata untuk merebut gelar juara. Ini ialah kali ketiga Merseysiders menang di tanah Portugal - dan asal Anda tahu, pada dua kesempatan sebelumnya, Liverpool selalu berhasil mengakhiri kompetisi tersebut dengan gelar juara! Wow, Apakah ini membuktikan bahwa The Reds layak jadi kandidat juara Liga Champions isu terkini ini?

Namun, mereka akan menghadapi beberapa persaingan serius dalam perjuangan untuk menggandakan prestasi itu kali ini. Masih ada raksasa-raksasa Eropa yang bercokol menyerupai Real Madrid, Barcelona dan bahkan Manchester City - yang sudah lebih dulu berhasil menapakkan satu kakinya di perempatfinal dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Basel.

The Reds belum pernah tampil lagi di delapan besar Champions League semenjak isu terkini 2008-09, dan terasa cukup sulit untuk melihat mereka bisa pribadi menjuarai turnamen tersebut pada kesempatan pertama kembalinya mereka di kancah paling elit di seantero Eropa. Ini merupakan tonggak sejarah besar dalam kembalinya Liverpool ke kala kejayaan masa lalu, dan mereka terang ialah kuda hitam yang sah untuk mencuri gelar dari Madrid. Tapi semua hal harus dipertimbangkan, yang pastinya terlalu dini untuk memprediksi bahwa mereka akan melaju terlalu jauh.

sumber : Foxsports