Batas transfer 100 juta pound dipecahkan beberapa kali ekspresi dominan panas lalu, yang artinya untuk menemukan penawaran terbaik, dalam artian membeli pemain elok dengan harga murah, menjadi semakin sulit. Paris Saint-Germain menghabiskan tak kurang dari £196 juta untuk Neymar dan Barcelona membayar £142 juta untuk mencuri Philippe Coutinho dari Anfield. Pada kesannya ketika Liverpool mendatangkan Mohamed Salah dari Roma dengan harga 'hanya' £34 juta, dimana pemain tim nasional Mesir itu sudah mengemas 36 gol dalam 40 pertandingan bersama The Reds, bisa dibilang Salah ialah pembelian terbaik ekspresi dominan ini.

Namun, beberapa football pundit dari media Football Whispers rupanya tak selalu baiklah dengan pernyataan itu. Mereka menilai pembelian Salah bukanlah satu-satunya akad terbaik ekspresi dominan ini. Lalu siapa? Masih berafiliasi dengan Liverpool, mereka melihat Andrew Robertson yang bergabung dengan The Reds dari Hull City dengan mahar hanya sekitar £10 juta ialah bisnis terbaik ekspresi dominan ini.

Mungkin ini mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi pemain internasional Skotlandia itu, yang sudah menciptakan 57 penampilan Premier League bersama Hull, kini sudah berada di ekspresi dominan ketiganya di divisi teratas Inggris. Robertson menjadi salah satu bab paling krusial dari Hull ketika Marco Silva mencoba menyelamatkan The Tigers dari degradasi.

Kepindahannya ke Liverpool tak eksklusif berjalan mulus. Robertson hanya diberi kesempatan tampil dua kali di 14 pertandingan awal liga. Jürgen Klopp saat itu lebih menentukan untuk memainkan Alberto Moreno yang sebetulnya juga banyak mendapat kritikan dari fans. Nahas bagi Moreno, wing back asal Spanyol itu mengalami cedera dikala timnya menang dengan skor telak 7-0 melawan Spartak Moscow. Moreno harus melewatkan periode Natal yang sangat penting dan kesempatan itu tak disia-siakan oleh Robertson untuk menerangkan diri.

Terbukti, kini bek tim nasional Skotlandia itu telah berubah menjadi menjadi salah satu bintang tim dalam beberapa pekan terakhir, termasuk salah satu penampilan terbaiknya tatkala membawa Liverpool terus mengejar posisi runner-up ekspresi dominan ini dengan kemenangan 5-0 atas Watford. Umpan crossing kaki kirinya yang melengkung dikala itu dengan jitu menemukan Mo Salah di pos belakang demi membawaThe Reds unggul 2-0. Itu ialah assist ketiga dari Robertson ekspresi dominan ini, sekaligus performa defensif disiplin yang sangat membantu gawang The Reds tetap perawan sampai simpulan pertandingan.

“Banyak orang mempunyai keraguan ihwal Moreno di awal ekspresi dominan dan berpikir kami perlu membawa bek baru, yang kesannya kami lakukan dengan Robertson,” ujar Klopp membuka rahasia. “Dia ialah prospek yang elok dan talenta yang sangat besar secara ofensif, tetapi mungkin masih perlu beberapa peningkatan untuk kemampuan bertahannya. Andy telah melaksanakan pekerjaan yang sangat fantastis, dan sangat menyenangkan sebagai seorang manajer untuk mempunyai pemain menyerupai dirinya.”

Sejauh ini Robertson telah memenangkan 1,5 tekel per 90 menit, menciptakan 1,2 intersep dan 2,1 clearance.
Namun sebenarnya, catatan ini masih kalah elok dari catatannya selama membela Hull City. Itu artinya, Robertson, yang penampilannya dikala ini sudah mendapat banyak pujian, masih bisa berkembang menjadi lebih istimewa lagi.

Robertson kini sepenuhnya menjadi bab tak terpisahkan dari filosofi Klopp dan itu berarti beliau ialah starter otomatis di posisi bek kiri untuk The Reds. Bek kiri telah menjadi problem posisi bagi Liverpool untuk waktu yang sangat lama. Sang pemain internasional Skotlandia, dengan ruang yang sangat besar untuk masih bisa tumbuh, bisa berkembang menjadi salah satu bek kiri terbaik yang pernah ada. Dengan harga tebus hanya £10 juta, Robertson tak pelak ialah salah satu pembelian terbaik ekspresi dominan ini dan bahkan mungkin yang paling baik.

sumber : The Sun

Mohamed Salah Mungkin Bukan Pembelian Terbaik Demam Isu Ini


Batas transfer 100 juta pound dipecahkan beberapa kali ekspresi dominan panas lalu, yang artinya untuk menemukan penawaran terbaik, dalam artian membeli pemain elok dengan harga murah, menjadi semakin sulit. Paris Saint-Germain menghabiskan tak kurang dari £196 juta untuk Neymar dan Barcelona membayar £142 juta untuk mencuri Philippe Coutinho dari Anfield. Pada kesannya ketika Liverpool mendatangkan Mohamed Salah dari Roma dengan harga 'hanya' £34 juta, dimana pemain tim nasional Mesir itu sudah mengemas 36 gol dalam 40 pertandingan bersama The Reds, bisa dibilang Salah ialah pembelian terbaik ekspresi dominan ini.

Namun, beberapa football pundit dari media Football Whispers rupanya tak selalu baiklah dengan pernyataan itu. Mereka menilai pembelian Salah bukanlah satu-satunya akad terbaik ekspresi dominan ini. Lalu siapa? Masih berafiliasi dengan Liverpool, mereka melihat Andrew Robertson yang bergabung dengan The Reds dari Hull City dengan mahar hanya sekitar £10 juta ialah bisnis terbaik ekspresi dominan ini.

Mungkin ini mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi pemain internasional Skotlandia itu, yang sudah menciptakan 57 penampilan Premier League bersama Hull, kini sudah berada di ekspresi dominan ketiganya di divisi teratas Inggris. Robertson menjadi salah satu bab paling krusial dari Hull ketika Marco Silva mencoba menyelamatkan The Tigers dari degradasi.

Kepindahannya ke Liverpool tak eksklusif berjalan mulus. Robertson hanya diberi kesempatan tampil dua kali di 14 pertandingan awal liga. Jürgen Klopp saat itu lebih menentukan untuk memainkan Alberto Moreno yang sebetulnya juga banyak mendapat kritikan dari fans. Nahas bagi Moreno, wing back asal Spanyol itu mengalami cedera dikala timnya menang dengan skor telak 7-0 melawan Spartak Moscow. Moreno harus melewatkan periode Natal yang sangat penting dan kesempatan itu tak disia-siakan oleh Robertson untuk menerangkan diri.

Terbukti, kini bek tim nasional Skotlandia itu telah berubah menjadi menjadi salah satu bintang tim dalam beberapa pekan terakhir, termasuk salah satu penampilan terbaiknya tatkala membawa Liverpool terus mengejar posisi runner-up ekspresi dominan ini dengan kemenangan 5-0 atas Watford. Umpan crossing kaki kirinya yang melengkung dikala itu dengan jitu menemukan Mo Salah di pos belakang demi membawaThe Reds unggul 2-0. Itu ialah assist ketiga dari Robertson ekspresi dominan ini, sekaligus performa defensif disiplin yang sangat membantu gawang The Reds tetap perawan sampai simpulan pertandingan.

“Banyak orang mempunyai keraguan ihwal Moreno di awal ekspresi dominan dan berpikir kami perlu membawa bek baru, yang kesannya kami lakukan dengan Robertson,” ujar Klopp membuka rahasia. “Dia ialah prospek yang elok dan talenta yang sangat besar secara ofensif, tetapi mungkin masih perlu beberapa peningkatan untuk kemampuan bertahannya. Andy telah melaksanakan pekerjaan yang sangat fantastis, dan sangat menyenangkan sebagai seorang manajer untuk mempunyai pemain menyerupai dirinya.”

Sejauh ini Robertson telah memenangkan 1,5 tekel per 90 menit, menciptakan 1,2 intersep dan 2,1 clearance.
Namun sebenarnya, catatan ini masih kalah elok dari catatannya selama membela Hull City. Itu artinya, Robertson, yang penampilannya dikala ini sudah mendapat banyak pujian, masih bisa berkembang menjadi lebih istimewa lagi.

Robertson kini sepenuhnya menjadi bab tak terpisahkan dari filosofi Klopp dan itu berarti beliau ialah starter otomatis di posisi bek kiri untuk The Reds. Bek kiri telah menjadi problem posisi bagi Liverpool untuk waktu yang sangat lama. Sang pemain internasional Skotlandia, dengan ruang yang sangat besar untuk masih bisa tumbuh, bisa berkembang menjadi salah satu bek kiri terbaik yang pernah ada. Dengan harga tebus hanya £10 juta, Robertson tak pelak ialah salah satu pembelian terbaik ekspresi dominan ini dan bahkan mungkin yang paling baik.

sumber : The Sun