Piala Dunia 2018 sudah di depan mata. Ajang yang digelar 4 tahun sekali ini selalu saja berhasil menjadi magnet besar yang menyedot ekspresi dominan penggemar sepakbola dari seluruh penjuru dunia. Miliaran orang terlibat dan larut dalam suasana pesta kompetisi yang konon sanggup dibilang terhebat dalam sejarah. Dan, satu wacana yang tak kalah ramainya selalu turut menyertai ajang 4 tahunan ini yaitu perihal prediksi. Siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia 2018?

Banyak cara orang dalam memprediksi suatu pertandingan. Entah itu menurut hasil pertemuan di masa kemudian (head 2 head), performa terkini, maupun susunan pemain bintang apakah sedang dalam keadaan fit atau tidak. Bagi beberapa orang yang tidak mau dipusingkan dengan urusan statistik semacam itu, memrediksi hasil sebuah pertandingan sepakbola terkadang sanggup dilakukan dengan cara-cara yang unik.

Beberapa tahun lalu, sekelompok orang meyakini bahwa beberapa binatang mempunyai indera ke-6 untuk sanggup memrediksi sesuatu. Katakanlah, mirip halnya binatang yang bertransmigrasi tiap kali akan ada peristiwa alam, indera yang sama diyakini sanggup memrediksi insiden yang akan tiba termasuk siapa pemenang pertandingan sepakbola. Dengan dasar anutan mirip itu, maka munculah nama-nama binatang yang kemudian melegenda sebagai peramal piala dunia paling yahud. Paul Si Gurita mungkin menjadi nama yang paling terkenal diantara hewan-hewan 'cenayang' lainnya, disusul nama Shaheen Si Unta hingga Big Head Si Kura-Kura.

Memasuki kurun yang serba digital, kali ini kita akan mencoba mengintip hasil prediksi yang dikeluarkan oleh sebuah Super Computer. Ketika saya membaca beberapa artikel, saya tidak yakin apakah yang disebut Komputer Super ini hanya ada 1 atau ada beberapa macam versi. Untuk artikel kali ini, kami akan memakai prediksi yang pernah ditulis oleh TalkSports. Dan dari hasil perhitungan algoritma Komputer Super versi mereka, maka munculah hasil tim-tim yang lolos 16 mirip di bawah ini (yang disebut pertama berarti yaitu juara grup).


Dari hasil prediksi Si Komputer Super, terlihat sudah ada kejutan kecil yang terjadi di babak grup. Tuan rumah Rusia diprediksi tidak lolos. Aksi gemilang Mohamed Salah musim ini dianggap si komputer lebih digdaya yang balasannya memuncaki grup A. Hanya saja, perhitungan ini belum menyertakan kondisi terbaru dari Salah sendiri. Ada kemungkinan cukup besar perhitungan akan meleset andai Salah gagal tampil prima berkat cedera yang didapatnya di final Liga Champions beberapa ketika lalu. Sementara itu kejutan lain terjadi di grup D. Tim berpengaruh Argentina dikangkangi tim debutan Islandia.

Hasil 16 Besar
Mesir 2-1 Portugal
Perancis 2-1 Argentina (Perpanjangan waktu)
Brazil 3-0 Meksiko
Belgia 2-1 Kolombia
Spanyol 2-1 Uruguay
Islandia 1-0 Peru
Jerman 3-1 Serbia
Polandia 1-2 Inggris (Perpanjangan waktu)

Hasil grup D tampaknya benar-benar akan menjadi kunci di babak ini. Jika benar Argentina kalah saing dari Islandia, mereka akan bertemu Perancis di babak 16 besar. Big Match ini balasannya dimenangi tim Ayam Jantan lewat pertandingan yang tampaknya akan sangat ketat. Inggris yang semenjak awal diragukan kiprahnya, ternyata masih sanggup lanjut berkat jalur undian yang menciptakan mereka belum akan bertemu tim besar hingga babak 16 besar.

Perempat Final
Mesir 1-3 Perancis
Brazil 2-2 Belgia (Brazil memenangi tabrak pinalti)
Spanyol 4-1 Islandia
Jerman 3-2 Inggris

Babak ini tampaknya akan menjadi babak yang seru. Kiprah Mo Salah dkk balasannya terhenti di hadapan Perancis. Brazil menghadapi perlawanan sengit dari Belgia. Beruntung, mereka sanggup memenangkan babak tabrak tos-tosan. Kiprah absurd Islandia balasannya harus terhenti secara antiklimaks. Mereka dipermak dengan skor mencolok oleh Spanyol. Sepintas, Spanyol tampak menjadi tim paling berpengaruh di sini dan menjadi favorit juara. Sementara itu pertandingan klasik Inggris versus Jerman bila benar terjadi akan menjadi salah satu pertandingan yang tak terlupakan dimana Jerman balasannya berhasil melaju ke babak selanjutnya. Namun, Inggris yang tersingkir dengan skor semacam itu rasanya akan tetap pulang dengan kepala tegak.

Semi Final
Perancis 1-3 Brazil
Spanyol 1-0 Jerman

Semi final Piala Dunia 2018 versi Komputer Super rupanya akan membawa kita bernostalgia dengan pertemuan-pertemuan klasik di masa lalu. Perancis vs Brazil yaitu menyerupai ulangan final Piala Dunia 1998, sementara Spanyol vs Jerman yaitu bagai ulangan memori final Piala Eropa 2008. Namun entah bagaimana Perancis yang tampak superior di babak-babak sebelumnya justru balasannya dipecundangi Brazil kali ini. Sementara Jerman yang semenjak awal turnamen belum menemui rintangan berarti, balasannya lagi-lagi harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor identik ketika mereka kalah di final Piala Eropa 2008 lalu.


Final
Brazil 2-1 Spanyol

Dan akhirnya, Brazil sukses menjuarai Piala Dunia untuk ke-6 kalinya sehabis sukses membekuk Spanyol yang tampak lebih difavoritkan oleh Komputer Super ini di final. Sayangnya si Super Computer tidak melaksanakan simulasi perebutan peringkat ke-3 antara Jerman vs Perancis. Apalagi dengan kutukan bahwa peringkat 3 gagal untuk mengikuti turnamen selanjutnya, tentunya akan menjadi menarik bila benar Jerman atau Perancis yang akan mengalami insiden tersebut.

Well, itulah Prediksi Juara Piala Dunia 2018 Versi Komputer Super. Apakah Anda oke dengan prediksi ini? 😋

Prediksi Juara Piala Dunia 2018 Versi Komputer Super


Piala Dunia 2018 sudah di depan mata. Ajang yang digelar 4 tahun sekali ini selalu saja berhasil menjadi magnet besar yang menyedot ekspresi dominan penggemar sepakbola dari seluruh penjuru dunia. Miliaran orang terlibat dan larut dalam suasana pesta kompetisi yang konon sanggup dibilang terhebat dalam sejarah. Dan, satu wacana yang tak kalah ramainya selalu turut menyertai ajang 4 tahunan ini yaitu perihal prediksi. Siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia 2018?

Banyak cara orang dalam memprediksi suatu pertandingan. Entah itu menurut hasil pertemuan di masa kemudian (head 2 head), performa terkini, maupun susunan pemain bintang apakah sedang dalam keadaan fit atau tidak. Bagi beberapa orang yang tidak mau dipusingkan dengan urusan statistik semacam itu, memrediksi hasil sebuah pertandingan sepakbola terkadang sanggup dilakukan dengan cara-cara yang unik.

Beberapa tahun lalu, sekelompok orang meyakini bahwa beberapa binatang mempunyai indera ke-6 untuk sanggup memrediksi sesuatu. Katakanlah, mirip halnya binatang yang bertransmigrasi tiap kali akan ada peristiwa alam, indera yang sama diyakini sanggup memrediksi insiden yang akan tiba termasuk siapa pemenang pertandingan sepakbola. Dengan dasar anutan mirip itu, maka munculah nama-nama binatang yang kemudian melegenda sebagai peramal piala dunia paling yahud. Paul Si Gurita mungkin menjadi nama yang paling terkenal diantara hewan-hewan 'cenayang' lainnya, disusul nama Shaheen Si Unta hingga Big Head Si Kura-Kura.

Memasuki kurun yang serba digital, kali ini kita akan mencoba mengintip hasil prediksi yang dikeluarkan oleh sebuah Super Computer. Ketika saya membaca beberapa artikel, saya tidak yakin apakah yang disebut Komputer Super ini hanya ada 1 atau ada beberapa macam versi. Untuk artikel kali ini, kami akan memakai prediksi yang pernah ditulis oleh TalkSports. Dan dari hasil perhitungan algoritma Komputer Super versi mereka, maka munculah hasil tim-tim yang lolos 16 mirip di bawah ini (yang disebut pertama berarti yaitu juara grup).


Dari hasil prediksi Si Komputer Super, terlihat sudah ada kejutan kecil yang terjadi di babak grup. Tuan rumah Rusia diprediksi tidak lolos. Aksi gemilang Mohamed Salah musim ini dianggap si komputer lebih digdaya yang balasannya memuncaki grup A. Hanya saja, perhitungan ini belum menyertakan kondisi terbaru dari Salah sendiri. Ada kemungkinan cukup besar perhitungan akan meleset andai Salah gagal tampil prima berkat cedera yang didapatnya di final Liga Champions beberapa ketika lalu. Sementara itu kejutan lain terjadi di grup D. Tim berpengaruh Argentina dikangkangi tim debutan Islandia.

Hasil 16 Besar
Mesir 2-1 Portugal
Perancis 2-1 Argentina (Perpanjangan waktu)
Brazil 3-0 Meksiko
Belgia 2-1 Kolombia
Spanyol 2-1 Uruguay
Islandia 1-0 Peru
Jerman 3-1 Serbia
Polandia 1-2 Inggris (Perpanjangan waktu)

Hasil grup D tampaknya benar-benar akan menjadi kunci di babak ini. Jika benar Argentina kalah saing dari Islandia, mereka akan bertemu Perancis di babak 16 besar. Big Match ini balasannya dimenangi tim Ayam Jantan lewat pertandingan yang tampaknya akan sangat ketat. Inggris yang semenjak awal diragukan kiprahnya, ternyata masih sanggup lanjut berkat jalur undian yang menciptakan mereka belum akan bertemu tim besar hingga babak 16 besar.

Perempat Final
Mesir 1-3 Perancis
Brazil 2-2 Belgia (Brazil memenangi tabrak pinalti)
Spanyol 4-1 Islandia
Jerman 3-2 Inggris

Babak ini tampaknya akan menjadi babak yang seru. Kiprah Mo Salah dkk balasannya terhenti di hadapan Perancis. Brazil menghadapi perlawanan sengit dari Belgia. Beruntung, mereka sanggup memenangkan babak tabrak tos-tosan. Kiprah absurd Islandia balasannya harus terhenti secara antiklimaks. Mereka dipermak dengan skor mencolok oleh Spanyol. Sepintas, Spanyol tampak menjadi tim paling berpengaruh di sini dan menjadi favorit juara. Sementara itu pertandingan klasik Inggris versus Jerman bila benar terjadi akan menjadi salah satu pertandingan yang tak terlupakan dimana Jerman balasannya berhasil melaju ke babak selanjutnya. Namun, Inggris yang tersingkir dengan skor semacam itu rasanya akan tetap pulang dengan kepala tegak.

Semi Final
Perancis 1-3 Brazil
Spanyol 1-0 Jerman

Semi final Piala Dunia 2018 versi Komputer Super rupanya akan membawa kita bernostalgia dengan pertemuan-pertemuan klasik di masa lalu. Perancis vs Brazil yaitu menyerupai ulangan final Piala Dunia 1998, sementara Spanyol vs Jerman yaitu bagai ulangan memori final Piala Eropa 2008. Namun entah bagaimana Perancis yang tampak superior di babak-babak sebelumnya justru balasannya dipecundangi Brazil kali ini. Sementara Jerman yang semenjak awal turnamen belum menemui rintangan berarti, balasannya lagi-lagi harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor identik ketika mereka kalah di final Piala Eropa 2008 lalu.


Final
Brazil 2-1 Spanyol

Dan akhirnya, Brazil sukses menjuarai Piala Dunia untuk ke-6 kalinya sehabis sukses membekuk Spanyol yang tampak lebih difavoritkan oleh Komputer Super ini di final. Sayangnya si Super Computer tidak melaksanakan simulasi perebutan peringkat ke-3 antara Jerman vs Perancis. Apalagi dengan kutukan bahwa peringkat 3 gagal untuk mengikuti turnamen selanjutnya, tentunya akan menjadi menarik bila benar Jerman atau Perancis yang akan mengalami insiden tersebut.

Well, itulah Prediksi Juara Piala Dunia 2018 Versi Komputer Super. Apakah Anda oke dengan prediksi ini? 😋