Apa saja taktik yang Anda pakai dikala bermain Fantasy Premier League? Jawabannya tentu bermacam-macam. Kali ini, kami mencoba menunjukkan sebuah taktik bermain FPL yang sangat berguna, terutama menyangkut anggaran maupun jatah transfer yang terkadang terasa mencekik bagi para pemain permainan ini. Ya, menyerupai yang sudah tertera pada judul di atas, taktik yang akan kita bahas kali ini berjulukan taktik "Rotasi Jadwal".

Apa itu Strategi "Rotasi Jadwal"?

Bagi para pemain pro, taktik ini mungkin sudah sangat biasa. Namun bagi pemain awam menyerupai saya, taktik ini termasuk gres dan mencerahkan. Strategi "Rotasi Jadwal" tak ubahnya yaitu merotasi 2 pemain pada posisi yang sama (boleh tidak sama namun akan mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda), namun mempunyai jadwal yang berkebalikan. Berkebalikan di sini sanggup berarti wacana jadwal home-away maupun jadwal mudah-sulit.

Berikut aku berikan pola mudahnya:
Nathan Ake (Bournemouth - £5.0) -- James Tomkins (Crystal Palace - £4.5)

Perhatikan dua nama di atas. Keduanya berposisi sama yakni seorang defender. Di beberapa gameweek awal, tepatnya gameweek 3 sampai 9, Bournemouth dan Crystal Palace memiliki jadwal home-away tak sulit yang kebetulan berseberangan. Di pekan ke-3, Bournemouth akan bermain di sangkar sendiri menghadapi Everton, sedangkan Palace akan bertandang ke markas Watford. Dengan perkiraan bahwa partai home dapat menunjukkan keuntungan, maka kita sanggup menaruh Nathan Ake di starting line-up dan Tomkins di bench.

Memasuki pekan ke-4, Bournemouth akan bertandang ke Chelsea. Ini terang partai yang sulit dan cita-cita poin kecil jikalau memasang Nathan Ake. Namun alih-alih menjual Ake, kita cukup menaruhnya di bench dan ganti memainkan Tomkins, yang di pekan keempat ini bermain di sangkar sendiri (vs Southampton). Dari sini, taktik ini mulai menampakkan kegunaannya bukan? Benar, kita sudah menghemat 1 jatah transfer yang berharga dengan tetap menjaga starting line-up kita pada posisi yang cukup kuat. Di pekan ke-5, jadwal keduanya akan kembali berseberangan dan Anda sanggup melaksanakan rotasi yang sama sekali lagi.

Untuk Pemain Mana Saja Strategi ini Dapat Dipakai?

Pada dasarnya, taktik "Rotasi Jadwal" ini diperuntukkan khusus untuk menyiasati pemakaian pemain berharga rendah alias low budget players. Anda sanggup menentukan pemain-pemain yang menjadi kiper ke-2 Anda, bek ke-5 Anda, midfielder ke-5 Anda, dan juga forward ke-3 Anda, supaya keberadaannya tidak sia-sia duduk di bench terus menerus alias supaya kita sanggup memberdayakan kelima belas pemain kita.

Strategi ini terang tidak cocok diterapkan untuk pemain berharga premium. Siapa yang mau mencadangkan nama-nama menyerupai Jamie Vardy, Leroy Sane, ataupun Sadio Mane? Andaipun nama-nama itu akan menghadapi partai berat, akan sia-sia rasanya jikalau kita menaruh mereka di bench. Oleh lantaran itu, pemain dengan harga rendah sajalah yang rasanya cocok untuk taktik ini.

Selain pasangan Bournemouth-Palace yang berkhasiat di beberapa gameweek awal, ada juga pasangan pemain Wolves-Leicester yang mempunyai jadwal relatif tidak sulit sehabis gameweek ke-5. Jika Anda tertarik dengan penggunaan taktik semacam ini, kiprah Anda selanjutnya yaitu menemukan pasangan 'mudah-sulit' lainnya versi Anda sendiri. Bisa? Selamat bermain! :)

sumber : FPL Tips, FPL Pundits
FPL

Rotasi Jadwal, Taktik Murah Untuk Menghemat Jatah Transfer


Apa saja taktik yang Anda pakai dikala bermain Fantasy Premier League? Jawabannya tentu bermacam-macam. Kali ini, kami mencoba menunjukkan sebuah taktik bermain FPL yang sangat berguna, terutama menyangkut anggaran maupun jatah transfer yang terkadang terasa mencekik bagi para pemain permainan ini. Ya, menyerupai yang sudah tertera pada judul di atas, taktik yang akan kita bahas kali ini berjulukan taktik "Rotasi Jadwal".

Apa itu Strategi "Rotasi Jadwal"?

Bagi para pemain pro, taktik ini mungkin sudah sangat biasa. Namun bagi pemain awam menyerupai saya, taktik ini termasuk gres dan mencerahkan. Strategi "Rotasi Jadwal" tak ubahnya yaitu merotasi 2 pemain pada posisi yang sama (boleh tidak sama namun akan mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda), namun mempunyai jadwal yang berkebalikan. Berkebalikan di sini sanggup berarti wacana jadwal home-away maupun jadwal mudah-sulit.

Berikut aku berikan pola mudahnya:
Nathan Ake (Bournemouth - £5.0) -- James Tomkins (Crystal Palace - £4.5)

Perhatikan dua nama di atas. Keduanya berposisi sama yakni seorang defender. Di beberapa gameweek awal, tepatnya gameweek 3 sampai 9, Bournemouth dan Crystal Palace memiliki jadwal home-away tak sulit yang kebetulan berseberangan. Di pekan ke-3, Bournemouth akan bermain di sangkar sendiri menghadapi Everton, sedangkan Palace akan bertandang ke markas Watford. Dengan perkiraan bahwa partai home dapat menunjukkan keuntungan, maka kita sanggup menaruh Nathan Ake di starting line-up dan Tomkins di bench.

Memasuki pekan ke-4, Bournemouth akan bertandang ke Chelsea. Ini terang partai yang sulit dan cita-cita poin kecil jikalau memasang Nathan Ake. Namun alih-alih menjual Ake, kita cukup menaruhnya di bench dan ganti memainkan Tomkins, yang di pekan keempat ini bermain di sangkar sendiri (vs Southampton). Dari sini, taktik ini mulai menampakkan kegunaannya bukan? Benar, kita sudah menghemat 1 jatah transfer yang berharga dengan tetap menjaga starting line-up kita pada posisi yang cukup kuat. Di pekan ke-5, jadwal keduanya akan kembali berseberangan dan Anda sanggup melaksanakan rotasi yang sama sekali lagi.

Untuk Pemain Mana Saja Strategi ini Dapat Dipakai?

Pada dasarnya, taktik "Rotasi Jadwal" ini diperuntukkan khusus untuk menyiasati pemakaian pemain berharga rendah alias low budget players. Anda sanggup menentukan pemain-pemain yang menjadi kiper ke-2 Anda, bek ke-5 Anda, midfielder ke-5 Anda, dan juga forward ke-3 Anda, supaya keberadaannya tidak sia-sia duduk di bench terus menerus alias supaya kita sanggup memberdayakan kelima belas pemain kita.

Strategi ini terang tidak cocok diterapkan untuk pemain berharga premium. Siapa yang mau mencadangkan nama-nama menyerupai Jamie Vardy, Leroy Sane, ataupun Sadio Mane? Andaipun nama-nama itu akan menghadapi partai berat, akan sia-sia rasanya jikalau kita menaruh mereka di bench. Oleh lantaran itu, pemain dengan harga rendah sajalah yang rasanya cocok untuk taktik ini.

Selain pasangan Bournemouth-Palace yang berkhasiat di beberapa gameweek awal, ada juga pasangan pemain Wolves-Leicester yang mempunyai jadwal relatif tidak sulit sehabis gameweek ke-5. Jika Anda tertarik dengan penggunaan taktik semacam ini, kiprah Anda selanjutnya yaitu menemukan pasangan 'mudah-sulit' lainnya versi Anda sendiri. Bisa? Selamat bermain! :)

sumber : FPL Tips, FPL Pundits